Minggu, 01 Juni 2014

Penyuluhan Yuk!!!!

28 Mei 2014

Jam dinding di klinik sudah menunjukkan pukul 16.25 WIB. Oke, tinggal satu pasien lagi dan saya bisa segera pulang. Saya sedikit terburu-buru pulang hari ini karena ada agenda menarik bersama team konservasi ASRI malam ini. Tak berselang lama kemudian akhirnya pasien terakhir pun berlalu dan saya segera mengemas barang-barang saya. Setelah selesai mengemas barang, saya pun segera berlari mengambil sepeda merah-putih saya di tempat parkir. Perjalanan pulang yang biasanya saya tempuh lima hingga sepuluh menit sambil menikmati pemandangan, hari ini saya tempuh hanya dengan tiga menit. Setibanya di rumah, saya pun langsung mencari Mbak Etty. "Mbak... kita berangkat jam 18.15 kan?" tanya saya penuh antusias. "Iya Ndah.. makan dan siap-siap aja dulu sekarang.." jawab Mbak Etty dari kamarnya. Tanpa membuang-buang waktu satu jam yang tersisa sebelum keberangkatan, saya pun langsung menyantap makan malam yang sudah tersaji di dapur terlebih dahulu, dilanjutkan dengan mandi dan mengecek isi laptop saya sesaat, lalu yang terakhir adalah sholat maghrib dahulu sebelum berangkat.

Pukul 18.10 Pak Usuf sudah datang menjemput kami di rumah. Acara malam ini merupakan agenda rutin team konservasi ASRI yang kali ini diikuti oleh Mbak Etty, Bang Jili, Patricia, Saya, dan Pak Usuf. Malam ini cukup mengkhawatirkan karena sebagian langit yang mendung. Akan tetapi masih ada harapan dengan adanya sebagian langit yang cerah berbintang. Tempat yang ingin kita tuju malam ini adalah dusun Sinar Selatan di daerah Rantau Panjang, salah satu daerah Trans dimana dihuni oleh sebagian besar transmigran dari Jawa di daerah Kalimantan Barat sejak tahun 2004. Perjalanan menuju ke lokasi tidaklah cukup bagus mungkin untuk beberapa orang, tetapi perasaan excited saya pada kegiatan ini membuat saya justru berpikir "kyaaaa~ seruuu!!" (hahaha oke abaikan). Sepanjang jalan yang bisa dilihat dan dinikmati di malam ini hanyalah hutan dan pepohonan, yah namanya juga di daerah Kalimantan, hehe. Sebagian jalan menuju lokasi adalah jalan berlubang dan berbatuan, bahkan sepertinya cocok untuk penggemar Offroad.

Setelah menempuh  satu jam perjalanan dengan kecepatan mobil Pak Usuf, akhirnya kita tiba di dusun Sinar Selatan tepat jam 19.10 WIB. Untuk kegiatan kami malam ini kami menggunakan rumah kepala dusun di tempat ini. Dusun ini memiliki kurang lebih 150 kepala keluarga. Rumah kepala dusun ini hampir sama seperti sebagian besar rumah penduduk kalimantan umumnya, yaitu rumah panggung kayu dengan dasar kayu belian. Setibanya kami di sana, kami pun segera menyiapkan segala perangkat yang akan digunakan untuk kegiatan malam ini sambil menunggu kedatangan penduduk di dusun ini. Beruntung kami datang saat listrik sudah ada di dusun ini, walau sebenarnya kami pun sudah membawa genset sebagai cadangan kalau memang belum terpasang listrik atau kemungkinan pemadaman listrik mendadak. Pemasangan listrik di dusun ini baru dilakukan tiga bulan yang lalu, sehingga mereka bertahan selama kurang lebih sembilan tahun lebih sebelumnya tanpa mendapatkan aliran listrik. Sebelum kegiatan utama dimulai, saya izin sejenak untuk buang air kecil. Saya tidak menemukan kamar mandi mebel bersih yang biasanya saya temukan di kota, tetapi saya menemukan sebuah kamar mandi tak beratap dengan enam buah gentong besar yang digunakan untuk menghimpun air hujan. Sistem perairan terpadu belum ada di tempat ini, sehingga air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari adalah air tadah hujan. Lalu apa yang terjadi jika tidak ada hujan di musim kemarau? mereka terpaksa harus menempuh berpuluh-puluh kilometer untuk membeli air bersih dengan harga Rp 10.000,-/dirigen nya. :(

Tepat sesuai waktu yang telah diagendakan, akhirnya seluruh warga dusun, baik anak-anak, ibu-ibu, maupun bapak-bapak telah berkumpul di rumah kepala dusun di jam 19.30 WIB. Kegiatan diawali dengan pengenalan diri dari team ASRI kepada seluruh warga. Setelah selesai perkenalan satu sama lain, dilanjutkan dengan pemutaran video tentang penyuluhan TBC dari klinik ASRI. Saya berkesempatan untuk memberikan penyuluhan lebih lanjut tentang TBC setelah video diputarkan. Saya sedikit nervous karena audience saya kali ini bukanlah mahasiswa atau mungkin dosen yang paham tentang dunia kesehatan. Tetapi yang mendengarkan saya saat ini adalah anak-anak dan para orang tua yang bahkan mungkin tidak banyak peduli terhadap kesehatan mereka. Saya mencoba menyampaikan materi saya dengan bahasa yang mudah ditangkap anak-anak dan menarik untuk di dengar oleh para orang tua. Setelah kurang lebih 20 menit menjelaskan tentang TBC, alhamdulillah respon yang saya terima dari masyarakat sesuai dengan harapan saya. :)

Selesai memberikan penyuluhan kesehatan, kegiatan pun dilanjutkan dengan penyuluhan tentang lingkungan dan kegiatan perlindungan hutan dari team konservasi ASRI. Sama seperti bagaimana penyuluhan kesehatan diberikan, dalam memberikan penyuluhan lingkungan pun diawali dengan pemutaran video. Setelah pemutaran video, penjelasan lebih lanjut tentang pentingnya menjaga lingkungan dan segala program kegiatan ASRI disampaikan oleh mbak Etty. Pembawaan Mbak Etty dalam menyampaikan penyuluhan sangat menarik dan mampu menjaga antusiasme seluruh masyarakat walaupun malam sudah semakin larut. Penyuluhan malam ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan game menarik untuk anak-anak. Game ini lebih ditujukan untuk mereview kembali seberapa banyak materi penyuluhan yang telah diberikan masih diingat oleh anak-anak sekaligus mengingatkan kembali seluruh materi kepada orang tua. Game berlangsung dengan meriah dan ternyata evaluasi malam ini berlangsung dengan lancar saat satu persatu anak mampu menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan.

Pukul 21.00 kegiatan penyuluhan kami malam ini di dusun Sinar Selatan pun berakhir. Setelah mengucapkan penutupan, kami pun segera mengemas seluruh barang bawaan kami. Sebelum berangkat pulang tak lupa kami mengucapkan salam dan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan oleh seluruh warga. Sebuah malam yang berharga kembali saya nikmati di daerah borneo ini. Kehangatan dan keramah-tamahan yang telah diberikan warga membuat kami lebih bersemangat untuk terus mewujudkan impian kami menjaga lingkungan dan kesehatan daerah borneo ini. Lalu kami pun pulang dengan hati bahagia. Saya pun tak sabar untuk kembali ikut di malam penyuluhan berikutnya. Semangaaaat!!!!

Selasa, 27 Mei 2014

Selamat Datang Di Alam Sehat Lestari

Don't you ever give up to make a little dream!! why?? karena sekecil apapun suatu mimpi yang kita inginkan, selalu ada persentase kemungkinan mimpi itu akan terkabulkan. Dan akhirnya kali ini kembali lagi kuucapkan "Alhamdulillah" untuk satu mimpi sederhana saya yang akhirnya terkabul dengan cara yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Sebuah mimpi yang dahulu sempat terlupakan oleh realita, dan sebuah mimpi yang sepertinya terlalu panjang untuk diceritakan, so mungkin langsung cerita ke inti tulisan kali ini aja yaa.. hohoho. 

Mimpi yang pernah terucap dulu itu terkabul dengan datangnya kesempatan untuk bergabung dengan team Alam Sehat Lestari sejak tanggal 12 Mei 2014 kemarin. Di tempat ini saya diberikan tugas utama untuk membantu manajemen apotek klinik ASRI yang merupakan salah satu bagian dalam program yang dijalankan yayasan Alam Sehat Lestari. Selama dua minggu terakhir saya di sini, saya masih melakukan proses pengenalan dan adaptasi terhadap lingkungan tempat tinggal dan kerja. Detail cerita tentang Alam Sehat Lestari mungkin bisa saya uraikan sebentar dari segala kegiatan yang saya lakukan selama dua minggu ini antara lain sebagai berikut.

12 Mei 2014
Saya berangkat ke Kalimantan dengan naik pesawat Trigana Air rute Semarang-Ketapang. Setibanya di Ketapang saya dijemput oleh Pak Usuf, driver dari Yayasan Alam Sehat Lestari. Perjalanan dari Ketapang ke Sukadana ditempuh selama kurang lebih 2 jam. Yups, kedatangan saya saat itu disambut dengan gerimis hujan sehingga menutup ketakutan saya akan sugesti betapa panasnya pulau Kalimantan. Selama perjalanan menuju Sukadana yang saya lihat adalah rumah-rumah panggung yang kokoh, hutan-hutan bakau, dan lebatnya hutan hujan tropis Taman Nasional Gunung Palung.
Klinik ASRI
Saya tiba di klinik ASRI sekitar jam 4 sore. Saat itu klinik ASRI sudah tutup, so akhirnya saya langsung diantarkan ke Rumah Cewek, yaitu sebuah rumah yang disediakan dari yayasan untuk staff perempuan yang berasal dari luar kota. Setibanya saya di Rumah Cewek, ada Mbak Etty (manajer pendidikan dan konservasi di Alam Sehat Lestari) yang menyambut saya saat di rumah. Rumah dua lantai ini dibangun di atas pondasi layaknya rumah panggung, dengan lantai dasar kayu dan tertutup oleh sebagian kayu sebagian tembok. Oleh Mbak Etty, saya diantarkan ke kamar saya di lantai dua. Such lovable room for me. Kamar ini sederhana, tetapi terasa sekali kenyamanan saat memasukinya. 
My Room
Di Rumah Cewek berlantai dua ini, terdapat tujuh kamar tidur, satu buah ruang tamu, dapur, dua kamar mandi, ruang makan, garasi, teras, dan halaman. Saat semua penghuni rumah sudah tiba, saya pun mulai berkenalan dengan mereka. Saat saya datang, rumah ini sudah dihuni oleh Mbak Etty, Monica (dokter gigi), Yuli dan Nomi (keduanya adalah dokter umum), Patricia (volunteer dari Portland di konservasi), dan Debby (volunteer doctor di klinik gigi). Rumah ini sungguh nyaman dan hangat. :)



13 - 14 Mei
Hari pertama saya di Sukadana disambut dengan terangnya mentari dan sejuknya udara pagi, meriahnya kicau burung dan kera di hutan Gunung Palung, serta hijaunya pemandangan di sekitar. Hari pertama saya kerja di Klinik ASRI diawali dengan gaya hidup yang sehat. Mengapa bisa? karena transportasi utama yang saya gunakan disini bukanlah angkutan umum atau sepeda motor, tetapi sebuah sepeda roda dua yang sebenarnya tidak asing saya gunakan di Solo. Hanya saja berbeda ceritanya, kali ini saya bersepeda di tempat yang suplai oksigennya bisa mengisi paru-paru saya sepenuhnya melebihi yang biasanya saya peroleh di tempat-tempat sebelumnya.
Fasilitas klinik yang diberikan di klinik ASRI antara lain pelayanan dokter umum, dokter gigi, laboratorium, 5 tempat rawat inap, dan apotek. Rutinitas harian di klinik ASRI diawali dengan meeting pagi seluruh staff jam 8 pagi. Meeting ini bermanfaat sekali untuk menyampaikan segala perkembangan kegiatan seluruh program kegiatan yang berjalan di yayasan Alam Sehat Lestari. Pada pukul 08.30 klinik ASRI mulai menjalankan kegiatan prakteknya hingga jam 16.00. Hari kerja utama adalah hari senin-kamis, lalu hari jumat biasanya ada agenda khusus seperti imunisasi, bersih-bersih, english class, dan sebagainya. Praktek klinik juga melayani On-Call untuk pasien-pasien emergency di luar jam kerja.
Untuk menunjang visi misi dari Alam Sehat Lestari, proses pelayanan kesehatan yang dilakukan di klinik ASRI pun sangat menarik. Pada dasarnya proses pelayanan kesehatannya umum seperti yang dilakukan di balai pengobatan lain, yaitu pertama-tama pasien melakukan pendaftaran untuk pengobatan, lalu anamnesis perawat dilanjutkan anamnesis dokter. Setelah selesai pemeriksaan, pasien dapat mengambil obat yang diresepkan dan melakukan pembayaran. Lalu apa yang berbeda di klinik ASRI??? Yang berbeda disini adalah,
1. Pengklasifikasian pasien
Pasien di klinik ASRI diklasifikasikan menjadi empat jenis sesuai dengan aktifitas illegal logging daerah atau dusun mereka tinggal. Ada daerah hijau, biru, merah, dan ungu. Daerah hijau adalah daerah yang tidak melakukan aktivitas illegal logging sama sekali di gunung Palung, merah adalah daerah yang penduduknya sebagian besar melakukan illegal logging, lalu daerah ungu adalah daerah yang berada di luar kawasan daerah gunung Palung. Pembagian daerah ini fungsi utamanya adalah untuk memotivasi masyarakat menurunkan aktivitas illegal loging di daerahnya, karena adanya fasilitas diskon harga pengobatan untuk daerah yang tidak melakukan aktivitas illegal logging. Misalnya daerah hijau yang berhak mendapatkan fasilitas diskon pengobatan hingga 80%.
2. Sistem Pembayaran Obat
Papan penjelasan
sistem pembayaran obat
Ada dua cara pembayaran pengobatan di klinik ASRI, yaitu bisa dilakukan dengan pembayaran tunai dan bisa juga dilakukan pembayaran dengan sistem barter. Bagi pasien yang tidak mampu membayar biaya pengobatan tunai, bisa menggantinya dengan sistem barter. Sistem barter yang berlaku di sini antara lain yang pertama adalah dengan menukarkan biji-bijian (yang akan digunakan sebagai bibit untuk kegiatan rebosiasi), gerabah, atau dengan kotoran hewan (yang akan digunakan sebagai pupuk untuk kegiatan rebosiasi). Barter yang kedua adalah dengan meluangkan waktunya untuk membantu kegiatan Alam Sehat Lestari baik di klinik maupun di kegiatan konservasi hutan Gunung Palung.
3. Kekeluargaan yang erat
Karyawan tetap Alam Sehat Lestari tidaklah terlalu banyak, sekitar 30-40an orang yang bertanggung jawab penuh di klinik dan manajemen utama team konservasi. Sementara untuk kegiatan lapangan team konservasi sering kali menggunakan jasa karyawan harian. Dengan jumlah karyawan yang tidak terlalu banyak tersebut dan sistem manajemen yang terbuka di dalamnya membuat suasana kekeluargaan antar karyawan Alam Sehat Lestari terjaga dengan sangat baik. Senang sekali rasanya saat saya disambut dengan hangat oleh seluruh karyawan di sini. Selain itu hubungan karyawan Alam Sehat Lestari dengan masyarakat di sekitar hutan Gunung Palung sendiri membuat saya kagum akan keramahan, kepercayaan, dan kedekatan di antara keduanya.

15 - 17 Mei
Di luar jam kerja di klinik ASRI, salah satu hal yang tak boleh terlupa adalah mengeksplor seluruh keindahan di daerah Sukadana ini. Ada apa aja di Sukadana? berikut beberapa tempat indah yang saya eksplor di minggu pertama saya di Sukadana. Masih banyak tempat-tempat yang belum saya kunjungi, dan itu sudah jadi agenda saya berikutnya, hohoho.
1. Pantai Pulau Datuk
Pantai ini hanya berjarak sekitar 500-600 meter dari tempat tinggal saya, dan hanya cukup ditempuh dengan 3-4 menit naik sepeda. Merupakan salah satu objek wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan dari luar Sukadana.






2. Pantai Tambak Rawang
Pantai ini ditempuh dengan naik sepeda sekitar 15-20 menit dari tempat tinggal saya. Pantai ini termasuk pantai yang sepi pengunjung sehingga sering kali disebut sebagai private beach. Di pantai ini lah saya mengagendakan diri untuk mulai belajar renang bersama Mbak Etty setiap hari sabtu, hohoho. Tapi harus hati-hati karena banyak kulit kerang yang bisa menggores kulit kalian, fufufu~.




3. Hutan Bakau dan Sungai
Sebagian besar tanah daerah Sukadana terdiri atas hutan bakau yang mulai diubah menjadi kawasan perumahan. Tetapi jejak-jejak hutan bakau tentunya masih mendominasi sebagian besar daerah Sukadana.







4. Hutan Gunung Palung
Inilah objek utama yang ingin dilindungi oleh Alam Sehat Lestari. Salah satu sumber supplai oksigen terbesar di seluruh dunia. Tidakkah kalian sedih jika hutan ini menjadi korban keegoisan manusia dalam illegal logging??






19 Mei
Akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk ikut kegiatan monitoring area hutan Gunung Palung oleh team konservasi. Penanggung jawab utama untuk kegiatan monitoring ini adalah Mas Agus. Kegiatan monitoring ini dilakukan dengan tujuan untuk meninjau kembali kondisi status ilegal logging di daerah gunung Palung. Karena saat itu tidak banyak staff yang bisa ikut monitoring, akhirnya saya hanya dikenalkan untuk monitoring TPK (tempat penumpukan kayu) di beberapa daerah yang termasuk daerah merah atau daerah dengan aktivitas ilegal loggingnya sangat aktif.


22 Mei
 

Di tengah minggu kedua saya kali ini, saya diajak untuk ikut bergabung bersama team ASRI Kids mengikuti kelas rutin mingguan di salah satu SD di daerah gunung Palung. ASRI Kids merupakan bagian dari Alam Sehat Lestari yang memiliki fungsi utama memberikan edukasi tentang lingkungan kepada anak-anak di sekitar Gunung Palung. Penanggung jawab utama kegiatan ini adalah Mbak Etty. Segala kegiatan yang dilakukan di ASRI Kids selalu menggunakan metode-metode menarik dan aplikatif sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak dan merangsang keaktifan mereka. Minggu ini kurikulum yang disampaikan di kelas ASRI Kids adalah tentang bagaimana cara membuat kertas daur ulang. Menyenangkan sekali rasanya bisa menghabiskan sejenak waktu bersama mereka. :)


Masih banyak segudang kegiatan saya selama di Alam Sehat Lestari nanti. So, tunggu tulisan-tulisan saya berikutnya... hahaha. Doakan saya dapat berkontribusi dengan baik di tempat ini. Semangaaaaat!!! :)

Minggu, 18 Mei 2014

Umbul Sidomukti, Ungaran, Jawa Tengah

Tidak poll rasanya kalo ke kabupaten Semarang tanpa mengunjungi tempat yang menarik satu ini, yaitu Umbul Sidomukti. Mungkin untuk info lengkap tentang tempat ini bisa klik link ini. Oke, saatnya saya mulai cerita perjalanan saya kesana bersama asisten saya Trisna.
Kami berangkat jam 5 pagi dari kost saya di daerah Sambiroto, kota Semarang. Perjalanan ditempuh dengan mengendarai motor sekitar kurang lebih 1,5 jam hingga tempat tujuan. Selama perjalanan kami sempat berhenti di beberapa spot menarik untuk mengambil foto pemandangan.

Pemandangan sunrise yang
diambil dari bukit tembalang.
Sunrise di jam 06.00 yang diambil
dari pom bensin.
Rute untuk menuju puncak gunung Ungaran cukup terjal, but it's okay, karena daerahnya sudah ditetapkan sebagai daerah wisata resmi, maka jalannya sudah dibangun dengan halus. Banyak hal yang menarik perhatian saya selama perjalanan. Seperti misalnya adalah bahwa di daerah ini hanya ada satu sekolah dasar. Beruntung saya datang di pagi hari, karena saya bisa melihat bahwa banyak anak-anak SD yang bersemangat menempuh berpuluh-puluh kilometer dari atas gunung untuk mendapatkan ilmu di sekolah yang hanya ada di kaki gunung. Saya melihat berbagai macam sayuran yang saya makan tiap hari ditanam dengan baik di sepanjang gunung ini. Tanpa para petani gunung ini entah dari mana suplai sayur segar bisa saya peroleh (feeling blessed). Ops, oh iya yang paling menarik adalah di antara tanaman-tanaman sayuran ini ditanam juga tanaman yang tak mungkin bisa kita bayangkan ternyata cukup serasi disandingkan, yaitu tanaman mawar. Saya sendiri heran, bukan kah umumnya di samping kacang itu adalah jagung ya? baru kali ini saya lihat di samping kacang adalah mawar, haha.
Perkebunan sayur di gunung Ungaran
Bunga mawar yang di tanam di sekitar
tanaman perkebunan.











Akhirnya tepat jam 06.50 kami tiba di atas gunung Ungaran, yaitu di tempat wisata Umbul Sidomukti. Sulit untuk mendeskripsikan keindahannya. So, just check these photos out!! :)

 

 

Terima kasih Trisna sudah menemaniku berpetualang ke tempat ini. Ini tempat terindah yang kukunjungi sebelum meninggalkan Semarang. Semoga ada kesempatan kembali kita bisa berpetualang bersama lagi. :)

Minggu, 04 Mei 2014

Step-step Mengatasi Kebosanan

Tik tok, jam berapa sekarang? Oh yeah, jam 01.22 WIB. Dan di sini lah saya, dengan laptop masih menyala di meja belajar saya. Tubuh saya lelah sebenarnya karena dua hari berturut-turut saya lembur kerja dan masih ada satu hari esok yang menanti untuk kembali lembur. Tetapi mata saya sulit terpejam, akhirnya saya memutuskan untuk menulis sesuatu sebagai pengantar tidur saya, apapun, apapun, apapun, aaa~ paa~ puun.

Hohoho, oke, selamat malam pembaca blog setia saya (fufufu~ sok artis banget?!) kali ini saya mau berbagi resep bagaimana cara mengatasi kehidupan sehari-hari yang cukup membosankan. Jika ada yang merasa hidupnya tidak membosankan, tak perlu melanjutkan membaca dan diijinkan untuk caw dari blog ini sekarang #evillaugh. Jujur, saya termasuk orang yang mempunyai tingkat kebosanan paling tinggi dalam standar ukuran saya (jangan tanya gimana standar yang dimaksud). Dengan indikasi mudah bosan yang akut tersebut, saya pun mempunyai berbagai macam treatment agar hidup saya kembali segar bugar. Berikut treatment yang saya jalani, haha.

1. Ibadah
Karena saya seorang muslim, ibadah rutin saya sehari-hari adalah dengan sholat dan membaca alquran. Mengapa menurut saya ibadah adalah salah satu cara mengatasi kebosanan hidup? Coba ingat baik-baik, sakit yang ingin kita obati adalah 'kebosanan hidup', dan jika kita sudah bosan dengan apa yang ada dalam kehidupan duniawi ini, maka pelarian utamanya adalah dengan melupakan sejenak kehidupan duniawi untuk menyiapkan kehidupan akhirat kelak yang nikmat dan tak membosankan. Indahnya kehidupan akhirat kelak hanya bisa dihimpun dengan amal ibadah selama di dunia. So, mengapa harus mengatakan tidak untuk menyisihkan waktu sekian jam dari 24 jam tiap harinya untuk beribadah? jika bosan beribadah satu jam, maka bisa ditingkatkan menjadi dua jam. Jika bosan beribadah dengan sholat wajib saja, maka bisa ditambahkan dengan sholat sunnah. Jika bosan hanya membaca 1-2 surat setiap harinya, bisa ditingkatkan menjadi 1-2 juzz berikutnya. Yups, ibadah tak akan pernah membosankan, karena kebahagiaan rohani selalu menjadi prioritas utama untuk menikmati kehidupan duniawi. Dan hanya melalui ibadah lah kebahagiaan rohani bisa tercipta.

2. Miliki teman sebanyak mungkin
Saya mempunyai prinsip menarik dalam menjaga kehidupan sosial saya, "dalam kehidupan saya, saya bertemu dengan jutaan orang, mengenal ribuan orang, dekat dengan ratusan orang, terikat dengan puluhan orang, tapi saya tahu endingnya saya akan berakhir sendirian." Yups, sudah sejatinya manusia diciptakan seorang diri dan akan berakhir (meninggal) seorang diri pula. Tetapi dalam perjalanan hidupnya manusia ditakdirkan bertemu dengan banyak orang, menjalin silaturahmi untuk saling mengenal dan belajar banyak hal dari orang lain. So, perbanyaklah teman, jaga komunikasi dan bangun hubungan sebaik mungkin. Entah dirimu yang akan bercerita atau mungkin mereka, akan selalu banyak hal yang bisa dipelajari, disyukuri dan direnungkan dari setiap timbal balik cerita yang dituangkan. Percayalah, sebuah hubungan sosial yang baik akan mampu membuat hidup menjadi lebih menarik. People come into your life for a reason, a season, or a lifetime. When you figure out which one it is, you will know what to do for each person.

3. Miliki hobbi sebanyak-banyaknya
Sebenarnya gak harus banyak juga sih, tetapi temukan hobbi-hobbi menarik yang bisa menghidupkan kehidupanmu yang hitam putih. Saya sendiri punya segudang hobbi untuk mengusir kebosanan saya. Saya senang menulis, membaca, badmintoon, catur, memasak, menyulam, menggambar, bersepeda, menari, yoga, nonton,  dan sebagainya. Yups, apapun hobbi kalian, nikmati dan kreasikan dengan sebaik-baiknya. :)

4. Jalan-jalan
Entah area perkotaan, pedesaan, maupun area wisata, baik dalam kota maupun luar kota, bahkan dari dalam negeri hingga luar negeri, jelajahilah semua tempat yang bisa kamu tempuh di sekitarmu. Prinsip saya adalah "dengan banyak mendatangi tempat-tempat baru maka aku akan banyak mengenal hal-hal baru.". So, mengapa harus terkurung dalam satu tempat saja jika dunia menawarkan kita berbagai macam warna dari seluruh tempat yang ada? mari kita nikmati anugerah Tuhan yang terlukiskan dari keanekaragaman tempat yang diciptakan. Dengan begitu kita akan tahu, bahwa dunia ini terlalu menarik untuk dibuat menjadi sekedar rutinitas yang membosankan. :D

Euhmmm saya rasa cuma itu saja sih treatment yang selama ini saya jalankan. Nanti kalau ada tambahan lagi, saya sisipkan segera deh. Hehe. Oke, selamat menikmati hidup, selamat malam, dan selamat tidur. Have a nice day tomorrow. :)

Senin, 14 April 2014

Run To You by Lasse Lindh

I'm falling in love with this song... :)

Run To You

by. Lasse Lindh

With you... Everything seems so easy
With you... My heartbeat has found its rhythm
With you... I'm so close to finding my home

With you... I dont care if I´m a little bit crazy
Cause with you nothing's wrong 

I was broken, I was wasted
Then you came like an angel in the rain
Love used to slip trough me like waters slips trough hands
But with you it changed I know, I feel I'm closer to your heart.

I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Through the tears, trough the love and all the nights we share
I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Don't you know my love, don't you know two hearts can beat as one? 

Love used to slip trough me like water slips trough hands but no more
No more lonely nights, no more, no more
So c'mon, c'mon, hold on, hold on, hold on 

I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Through the tears, trough the love and all the nights we share
I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Don't you know my love, don't you know two hearts can...
I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Through the tears, trough the love and all the nights we share
I am run-run-running to you 
And I'll keep you safe forever
Don't you know two hearts can beat as one?